2 Orang Pengedar Sabu di Batam Diancam Hukuman Mati, Ini Total Barang Buktinya

  • Bagikan

BATAM, hallopost.com – Polresta Barelang melalui Satresnarkoba menggelar Konferensi Pers pengungkapan kasus peredaran Narkotika jenis sabu seberat 2,008 Kg yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, bertempat di Pendopo Satresnarkoba Polresta Barelang, Rabu, (13/10).

Pengungkapan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal (08/10/2021) Pukul 16.23 WIB di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, dengan 2 Tersangka berinisial HN (48 Tahun) dan WB, (47 Tahun).

2 Orang Pengedar Sabu saat digelandang Jumpa Pers di Polresta Barelang (Foto: Dokumen Humas Polresta Barelang)

Berawal dari saat Satresnarkoba Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada kegiatan yang mencurigakn warga sekitar akan adanya transaksi narkotika di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kemudian personil Satresnarkoba Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara menindak lanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

BACA JUGA  Pengedar Narkotika Dibekuk Satresnarkoba Polresta Barelang

Kapolresta Barelang, KBP Yos Guntur melalui Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara mengatakan awal pengungkapan narkotika jenis sabu yang masuk dari pelabuhan Abok.

“Berawal Sdr. A (DPO) memesan Shabu Seberat 2 Kg kepada tersangka WB kemudian tersangka WB memesan sabu tersebut kepada tersangka HN, setelah itu tersangka HN mendatangkan sabu tsb dari Malaysia dari sdr V (DPO) melalui kurir yaitu sdr F (DPO). Terjadi komunikasi lewat hp antara tersangka HN dan sdr F dan kesepakatan bersama agar sabu tersebut di letakan dengan cara di campakan ke pinggir pantai si Abok yang ada pondok (daerah Tanjung Buntung) kemudian sabu tsb diambil oleh tersangka HN untuk dijual kepada sdr A melalui perantara tersangka WB,” terang Lulik.

BACA JUGA  Pelaku Curanmor di Batu Aji Diancam 7 Tahun Penjara, Ini KUHPidana

“Tersangka HN ingin menjual 2 bungkus diduga narkotika jenis serbuk kristal Shabu dibungkus plastik transparan dibungkus lagi dengan plastik warna hijau Berlogo Guanyinwang kepada sdr. A (DPO) melalui tersangka W seharga Rp. 760.000.000,- namun belum sempat barang tersebut terjual mereka sudah tertangkap oleh Sat Resnarkoba,” jelasnya lagi.

“Sdr HN akan mendapatkan keuntungan dari penjualan barang haram tsb sebesar Rp. 160.000.000,- sedagkan tersangka WB dijanjikan upah sebesar Rp. 5.000.000,- dari sdr A(DPO) dan upah tersebut belum tersangka WB terima,” ungkap Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara.

Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara mengatakan jika barang bukti narkotika jenis sabu tersebut beredar di pasaran di BB 2.008 Gram bisa menyelamatkan 6.024 S/D 8.032 jiwa manusia. Diasumsikan 1 Gram Itu dikonsumsi Oleh 3 S/D 4 Orang.

BACA JUGA  Wakapolda Kepri Resmikan Polsek Bulang

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Uu Ri No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati,” ucap Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *