Tiga Orang Maling Solar Subsidi Dibekuk Satreskrim Polres Karimun

Konferensi Pers dimapolres Karimun, Senin (30/5), Foto: Humas Polres Karimun

KARIMUN, hallopost.com – Tiga orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar solar bersubsidi di bekuk Satreskrim Polres Karimun, jum’at (27/5/2022).

Pelaku yang diamankan berinisial MS, YS dan EH, mereka diamankan di jalan Telaga Tujuh RT. 002 RW. 003 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Karimun, Kompol Syaiful Badawi pada saat Konferensi Pers dimapolres Karimun, Senin (30/5).

“Para pelaku melakukan perbuatannya sejak bulan februari 2021 dan berhasil diamankan barang bukti 3 (tiga) unit mobil truck, 49 (empat puluh Sembilan) jerigen ukuran 30 liter yang berisikan BBM jenis solar, 2 (dua) buah tangki plastik ukuran 1000 liter (seribu liter) serta 15 (lima belas) jerigen kosong ukuran 30 liter,” ungkap Syaiful.

BACA JUGA  Sertijab Kabag Ren Polres Karimun Langsung Dipimpin Kapolres Karimun
Maling Solar Meringkuk, Saat ditangkap Jajaran Polres Karimun, (30/5/2022) Foto: Humas Polres Karimun.

Ia juga menjelaskan, jika sebelumnya Satreskrim Polres Karimun mendapat informasi dari masyarakat terdapat mobil truck yang menyalin bahan bakar solar dari dalam tangki truck kedalam jerigen dan kemudian solar yang sudah di dalam jerigen tersebut diperjual belikan.

Atas informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan kemudian ditemukan 3 (tiga) unit mobil truck yang menyalin bahan bakar solar dari dalam tangki truck kedalam jerigen ukuran 30 lite, dari hasil interogasi mobil truck tersebut melakukan pengisian minyak solar bersubsidi di SPBU yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Poros.

“Dan setelah mengisi di SPBU selanjutnya disalin dari dalam tangki mobil truck kedalam jerigen untuk dijualn Kembali dengan harga Rp220.000,- (dua ratus dua puluh ribu rupiah) untuk setiap jerigennya,” paparnya lagi.

BACA JUGA  KPK Kini Bisa Bertukar Data Pengaduan Dengan 21 Kementerian/Lembaga

Para pelaku melakukan perbuatan tersebut sejak bulan Februari 2021 dan berhasil diamankan barang bukti 3 (tiga) unit mobil truck, 49 (empat puluh Sembilan) jerigen ukuran 30 liter yang berisikan BBM jenis solar, 2 (dua) buah tangki plastik ukuran 1000 liter (seribu liter) serta 15 (lima belas) jerigen kosong ukuran 30 liter.

Para pelaku dijerat pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana di ubah dengan pasal 40 angka 9 UU RI No. 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rpp. 60.000.000.000,- (enam puluh milyar rupiah).

“Penindakan penyalahgunaan BBM subsidi ini merupakan upaya kerja keras yang kita lakukan guna melindungi masyarakat dari perbuatan pelaku yang menyalahgunakan BBM bersubsidi apalagi akhir-akhir ini terjadi kelangkaan BBM bersubsidi sehingga meresahkan masyarakat yang membutuhkan,” tutup Wakapolres Karimun, Kompol Syaiful Badawi. (**)

BACA JUGA  Patroli Lintas Laut Ditpolairud Polda Kepri Bersama Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri

Hallopostdotcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eeeh, mau copy paste ya?