Batam – Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta asal Batam lakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masa Pandemi Covid-19 dan masa Adaptasi Kebiasaan Baru.
KKN atau Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu pilar dari Tri Dharma Perguruan Tinggi agar mahasiswa tidak hanya fokus kepada pendidikan semata, namun juga dapat terjun langsung kepada masyarakat.
Kegiatan KKN yang dilakukan oleh Fikhi Yusfita, mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Universitas Sebelas Maret Surakarta dilakukan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, yaitu di Tiban 3, Patam Lestari, Sekupang, Batam.
“Anak-anak yang merupakan bagian dari kelompok rentan, berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana kelompok rentan, menjadi salah satu masyarakat yang terdampak apabila terjadi bencana,” jelas Fikhi.
Sejak ditetapkannya Bencana Non-Alam penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasinonal melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 merupakan kebijakan yang diambil akibat terus bertambahnya kasus Covid-19.
Salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus corona, menjadi perhatian Fikhi dalam memberikan edukasi terkait covid-19 kepada anak-anak sebagai upaya preventif mencegah penyebaran penularan Covid-19.
Fikhi mengatakan, Salah satu program kerja dalam KKN Covid-19 yang dilakukan di sekitar lingkungan tempat tinggal yaitu, memberikan edukasi terkait Covid-19 mulai dari gejala, cara pencegahan dan penyebaran kepada anak-anak. Pemberian edukasi ini dilakukan di FasilitasUmum (Fasum) RT2/RW5 Tiban 3 dengan mengajak beberapa anak untuk hadir.
“Kegiatan ini hanya dihadiri oleh beberapa anak-anak dari RT2/RW5 saja agar tidak menimbulkan keramaian dan menggunakan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, membersihkan fasum dengan disinfektan sebelum dimulai kegiatan, dan mengajak anak-anak untuk mencuci tangan sebelum masuk fasum. Pemberian edukasi dilakukan dengan memberikan video animasi dan penjelasan dengan bahasa yang sederhana, tentunya agar mudah dipahami oleh anak-anak,” sambungnya.
Tidak hanya itu, saya juga mengajak anak-anak untuk giat mencuci tangan menggunakan sabun karena penting dan banyaknya manfaat yang diperoleh.
“Ajakan untuk cuci tangan ini saya dilakukan setiap memeriksa dan mengisi ulang air dan sabun pada tempat cuci tangan sederhana buatan fikhi yang diletakannya di Fasum,” ujar Fakhi.
Selain itu, kegiatan ini saya lakukan memberikan edukasi kepada kelompok dewasa, yakni para orang tua dengan membagikan pamphlet dan sticker sederhana agar mudah dipahami, serta memberikan edukasi kepada kelompok remaja terkait Covid-19 secara daring.
Hal ini sesuai dengan tujuan dilakukannya KKN yakni untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Covid-19 dan era adaptasi kebiasaan baru di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kegiatan KKN yang dilakukan di sekitar tempat tinggal mahasiswa menjadi salah satu upaya dari lingkup yang paling kecil untuk meningkatkan pemahaman terkait Covid-19 sehingga mampu membentengi diri untuk mencegah Covid-19,” pungkasnya.








